KURO AND SHIRO

Sabtu, 01 Agustus 2015

definisi jaringan komputer



Definisi Jaringan Komputer
Dengan berkembangnya teknologi komputer dan komunikasi suatu model komputer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu organisasi kini telah diganti dengan sekumpulan komputer yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya, sistem seperti ini disebut jaringan komputer (computer network).
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhcA__UAjfzcbFsDobnwkSjOQ99xVtE5eDYSfLHGnewdk7q3MyTdTx_0j9BubsWDIFtFAuL-QnQu8tMxspGqoKQ5d-4-b_wX6fXDt1hg1_2ESTXOYOvuWJMT_6zM0UYJZYc-XS-hr-_BNh/s200/images.jpeg
Dua buah komputer dikatakan terinterkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar informasui. Bentuk koneksinya tidak harus melalui kawat tembaga saja melainkan dapat emnggunakan serat optik, gelomabng mikro, atau satelit komunikasi.
Pada suatu jaringan komputer, pengguna harus secara eksplisit log ke sebuah mesin, secara eksplisit menyampaikan tugasnya dari jauh, secara eksplisity memindahkan file-file dan menangani sendiri secara umum selusurh manajemen jaringan. Pada sistem terdistribusi, tidak ada yang perlu dilakukan secara eksplisit, sermunya sudah dilakukan secara otomatis oleh sistem tanpa sepengetahuan pemakai.
Tipe-tipe Jaringan Komputer
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwp4xoke0N-vN1GsoVjyYpAXAENDS19Yr1r7_Mg_IhPGHeJTUrPm_nJAlXNoiIO1PcoI9otlAriEQT1mGSaNTmywV1NNHNjv_GhUT-9FB6wD849cFUcOWmjh8ssawSHAE4kkNUU6-iRbdI/s200/Tipe+Jaringan+Komputer.JPG
Berdasarkan metode pengaksesan data, Tipe Jaringan Komputer terbagi menjadi dua, yaitu : Jaringan Peer to Peer dan Jaringan Client Server. Berikut ini adalah penjelasan dari Tipe Jaringan Komputer : 1.Jaringan Peer to Peer
Jaringan Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Jaringan Peer to Peer memperbolehkan pemakai membagi resources dan file pada komputer mereka serta mengakses shared resources yang ada pada komputer lain. Pada Jaringan Peer to Peer tidak mempunyai file server atau sumber manajemen yang terpusat. Dalam Jaringan Peer to Peer semua komputer di perlakukan sama, mereka semua mempunyai kemampuan yang sama untuk menggunakan resources yang tersedia pada jaringan. Jaringan Peer to Peer di tujukan bagi Local Area Network (LAN) kecil sampai menengah.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQM0bq-Axw0tredFBGYpyO2mDoW2Gh7BDTPbR0eag3buazNKpAc8s5CxXMO198ytaiP59W67fYWvrcr45-KOHOiFGHso90JX464V097azTC1PpbezCYVdurjzM69rMrV1O2SuFWzds4mI7/s200/Peer+to+Peer.JPG
Keuntungan dari Peer to Peer :
  • Murah, Karena tidak memerlukan server.
  • Instalasi mudah di lakukkan.
Kerugian dari Peer to Peer :
  • Desentralisasi - Tidak ada posisi sentral untuk file dan aplikasi.
  • Keamanan - Tidak ada Keamanan pada Jaringan.
  1. Client Server

    Client Server adalah jaringan komputer dimana jaringan ini memiliki satu buah server dan selebihnya bertindak sebagai client. Client Server merupakan Jaringan yang memperbolehkan jaringannya untuk memusatkan fungsi dan aplikasi dalam satu atau lebih file server. File server menjadi jantung dari sistem, menyediakan akses dan resources dan menyediakan keamanan. Individual workstation (client) memiliki akses ke resources yang tersedia pada file server. Untuk menggunakan Jaringan Client Server diperlukan sebuah media perantara berupa hub/switch.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhFYP9wUPt24NkpZMxNTLqJQOdeWoUHBp4DzFoPb-9x0s7sPmsIQJM4GUgJa_U1v26IRyEaV-U-uEkqhphzzGFuPzVNMO41XRijELWPgOY-XyjGzpo5ZZIu0WH7FOXe-y1aLqe_5ccmuWV/s320/Client+Server.JPG
Keuntungan dari Client Server :
  • Terpusat - resource dan keamanan data terkontrol melalui server.
  • Mempunyai skala - Satu atau semua elemen bisa di ganti bergantung pada kebutuhan.
  • Fleksibel - Teknologi baru dengan mudah dapat di integrasikan ke dalam sistem.
  • Interoperability - semua komponen (client/jaringan/server) bekerja bersama-sama.
  • Mudah di akses - Server dapat di akses dari jauh dan melewati multiple platform.
Kerugian dari Client Server :
  • Harga/biaya - Memerlukan investasi awal yang lumayan besar.
  • Perawatan - Jaringan besar akan membutuhkan seorang staf untuk mengefisienkan operasi.


Jenis-jenis Jaringan Komputer
Secara umum jaringan komputer terdiri atas 5 jenis :
· Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi didalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer. Komputer pribadi dan work station dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumber daya(resource, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
       Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVIzEhn2QIKcpjhkF88wowQQEazgKt8SGKeIUDecRMDvWqqrVu5vHwLz0LauDs0vbofkFhhwXCcxPDjIOyNrwmdKGs6eGEiStDQXsQNhP3z_AoLpHpCJMv31IeT0k036Y7VszoW62m5pNe/s200/1.jpg
· Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televise kabel.
· Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah Negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
       Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8_oRXkKSj6oJT2eiCtm0m_dQjTzzUYbeQCr7dFjnTXZEA0bZ1FLD2EB087zh9fOh9cgmh8JsDIJF5H6FF-bKoepmJS1R5HgrgRhvAVPEtazmX4Y_Ps0Q5-CcSuyyfk47unk-iEigSizPk/s200/3.jpg
· Internet
      Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke Jaringan lainnya. Keingin seperti memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak compatible dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut jaringan.
       Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6tfipff_UCtpkncIJTEaEdXYsH-YVaqNk01ntIoQfHyY_3nHJObFRQGlhzCzkrFHvRYX5bS_9zyjilb0sX1g7kvs8WzQdYat3MIMCBCAxKY2J5r0H9cigeVraCt63DrvpeOPLGNCKelyd/s200/4.jpg· Wireless (Jaringan tanpa kabel), merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bias dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat didalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
     
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFUUBd59qyyRsKyxGaKVsEQt4xJrpYgrfJ2gWK7o8axd7hs11hfWOAFzGYc4tvu3n0Ugu2J8v0Eq6B8GZdcLJNgZpjFWPxowmV6FNyzEqEk-G0x1euMR3F7W0pm_WqJLeQDyLl94X0_3P6/s200/5.jpgJaringan komputer Peer to Peer (PC to PC) adalah jaringan komputer yang hanya menghubungkan dua komputer dimana kedua komputer bisa menjadi server maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client dan server. Dalam pemasangan jaringan peer to peer anda tidak perlu memakai hub karena dalam tipe jaringan dua komputer (PC to PC) ini dapat langsung dihubungkan dengan 1 kabel UTP.
Sebagai catatan untuk membuat jaringan komputer peer to peer kabel UTP yang dibuat harus dengan Crossover / Crossline karena jika menggunakan Straight Through kabel LAN dianggap tidak terkoneksi (a network cable is unplugged) kecuali jika Ethernet atau LAN Card yang anda gunakan sudah support dengan straight through.
Untuk membuat kabel jaringan Crossover / Crossline sebagai berikut :
Siapkan alat-alat yang dibutuhkan :
a. Kabel UTP
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwo-buOUdNtSoczRIPvYTmhjEPscWX8kAywzbJx3h-HHk1KRKd2hW32kG5kkWfQWIOyT2xNgCDQHt1lg-1LRHt-udRdCtQKHSdSuZwGsyBzeP2_7p-gaV0PpXJDhrADLx8VHiwQcjuVemX/s1600/kabel-utp.jpg
b. Konektor RJ-45

c. Crimping Tool
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhB-vE7iiAiMeIHyPBO4EijpCniqXrqwJUUGb2OVPTxcCP8EI3iZks2swZrfd-cjZ0wll2H4TyH_xY6u-AMyfmKHq2VyV0SaXq3nZr-rtrabJNvwre0-Q6f5enHUZdESjXQnub1AT3zJtzd/s1600/tang+crimping+double-500x500.jpg
d. LAN Tester

Perlu anda ketahui bahwa kabel UTP memiliki 4 pasang kabel kecil di dalamnya yang memiliki warna berbeda. 4 pasang kabel itu adalah :
Pasangan 1 : Putih/Biru dan Biru,
Pasangan 2 : Putih/Oranye dan Orange,
Pasangan 3 : Putih/Hijau dan Hijau,
Pasangan 4 : Putih/Coklat dan Coklat
Proses pembuatan :

Urutan pemasangan : Salah satu sisi kabel dibuat sesuai dengan standar “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya, dilakukan “Cross-Over”, yaitu :
Pin 1 : Putih/Hijau
Pin 2 : Hijau
Pin 3 : Putih/Oranye
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih/Biru
Pin 6 : Oranye
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat
Harap diingat bahwa yang dibuat crossover hanya salah satu sisi kabel saja.
Langkah-langkah pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45 :
1. Kupas jaket dari kabel UTP dengan menggunakan crimping tool atau alat pengupas kabel khusus.

2. Pisahkan empat lilitan kabel UTP menjadi delapan bagian, setelah itu luruskan tiap-tiap kabel agar dapat mudah dipotong.

3. Susunlah urutan warna sesuai dengan konfigurasi crossover dan sesuaikan ujung kabel yang akan dipotong dengan konektor yang akan dipasang.

4. Gunakan tang pemotong atau crimping tools, potonglah ujung kabel secara rata agar kabel mudah dimasukan ke lubang konektor.

5. Masukkan ujung kabel yang telah dipotong ke lubang konektor RJ-45 secara bersamaan, kemudian jepit konektor dengan menggunakan crimping tool agar konektor terkunci.

6. Lakukan tes dengan LAN Tester, jika semua lampu indikator menyala berarti semua bagian kabel sudah terpasang dengan benar.
Setelah pembuatan kabel crossover selesai silahkan hubungkan ke kedua komputer, lalu setting masing-masing IP komputer dengan cara :
Buka network connection (dari windows explorer klik kanan My Network Places -> Properties).
Klik kanan Local Area Connection, lalu pilih Properties -> Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
IP Address komputer 1 : 192.168.0.11 – Subnet Mask 255.255.255.





Tidak ada komentar: